Skip to main content

Posts

Teman yang Berilmu

Senang punya teman-teman yang berilmu terutama ilmu agama. Bicara dengan mereka selalu yang dibicarakan ilmu. Menemui mereka karena ingin ilmu dari mereka, bebicara karena ilmu. Sungguh tak ada hal yang sia-sia kalau dekat dan bicara dengan mereka.  Saya pernah seharian bersama seorang ustadz. Dan benarlah, seharian itu saya mendapatkan banyak manfaat dari beliau. Saya sengaja memperhatikan bagaimana cara beliau menyapa manusia, bagaimana beliau beribadah ketika malam hari. Dan ketika bicara pun tak lepas dari yang namanya ilmu. Semoga Allah meneguhkan beliau di atas As Sunnah.

Judi Kecil-kecilan

ISTILAH JUDI KECIL-KECILAN: Barangkali masih ada diingatan kita ketika kecil ada penjual "pris-prisan". Istilah bahasa jawanya "ngepris". Apa itu? Yaitu seorang penjual makanan kecil, yang mana makanan itu dibungkus kecil biasanya isinya permen atau kacang yang dibalut dengan tepung mirip pilus.  Dan ikut di dalam bungkus makanan kecil itu ada sebuah kertas yang isinya nomor. Yang mana apabila di  dalam kertas itu nomornya ada dan sesuai dengan nomor hadiah yang ada di dalam "pris-prisan" maka dia akan dapat hadiah tersebut. Ini adalah bentuk judi yang kecil, yaitu bersifat untung-2-an. Saat itu anak-anak tidak faham bahwa yang seperti itu namnya judi. Maka dari itulah mereka menghabiskan uang sakunya hanya untuk mendapatkan hadiah yang ada di dalam "pris-prisan" tersebut. Istilah "ngepris" sendiri sebenarnya dari bahasa Inggris PRIZE yang artinya hadiah. Dasar lidah orang Jawa, akhirnya bilangnya "Pris". Saya dulu waktu kecil...

Percaya dengan Hoax

Ada orang yang berkata, "Saya melihat UFO". Kira-kira Anda akan percaya atau tidak? Tentu tidak akan percaya. Bahkan Anda akan mengatakan, "Mana buktinya?!" Dan segala kalimat perintah yang semakna dengan itu. Alhasil kalau dia tidak bisa memberikan buktinya maka Anda akan menjuluki orang itu pembohong.  OK, itu soal UFO. Yang mana Anda percaya dengan UFO (atau alien/makhlukluar angkasa) atau ti dak, maka Anda tidak akan ditanyai oleh Malaikat Munkar dan Nakir. Terlalu jauh kalau make UFO, bagaimana kalau kita pakai ada kabar bahwa Orang tua Anda meninggal. Kira-kira Anda percaya atau tidak? Anda tentunya tidak akan percaya sampai Anda benar-benar memeriksa berita itu benar atau tidak. Anda kan kerahkan segala cara untuk memeriksa kebenaran berita itu. Bahkan Anda akan menghabiskan waktu Anda untuk pulang ke rumah ortu dan memastikan berita itu benar. Seklipun itu dengan berhutang ke teman. Benar bukan? Sekarang bagaimana kalau Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa ...

Dunia bagai Penjara bagi orang Muslim

قال المناوي في فيض القدير (3/546): ذكروا أن الحافظ ابن حجر لما كان قاضي القضاة مر يوما بالسوق في موكب عظيم وهيئة جميلة فهجم عليه يهودي يبيع الزيت الحار وأثوابه ملطخة بالزيت وهو في غاية الرثاثة والشناعة فقبض على لجام بغلته وقال: يا شيخ الإسلام تزعم أن نبيكم قال: الدنيا سجن المؤمن وجنة الكافر، فأي سجن أنت فيه وأي جنة أنا فيها. فقال: أنا بالنسبة لما أعد الله لي في الآخرة من النعيم كأني الآن في السجن وأنت بالنسبة لما أعد لك في الآخرة من العذاب الأليم كأنك في جنة، فأسلم. Imam al-Munāwiy menukil kisah menarik dalam Faydl al-Qadīr (vol. III, hlm. 546) tentang al-Hāfizh Ibn Hajar al-`Asqalāniy: Suatu ketika Ibn Hajar, yang kala itu menjabat sebagai Hakim Agung, berjalan di pasar. Penampilan beliau sangat mewah dan menari k. Seorang Yahudi penjual minyak dengan kondisi dekil, lusuh dan compang-camping lantas menghampiri beliau, dan berkata, “Hai Syaykh al-Islam, kau mengklaim bahwa Nabimu berkata, الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ ‘Dunia adalah penjara bagi orang Mukmin dan s...

Tak punya guru, Maka Gurunya Setan

Sambil nunggu hujan reda sob, saya mau kasih tau sesuatu hadits yang masyhur. Lafazh haditsnya adalah artinya: "Barangsiapa yang tidak punya syaikh (guru), maka gurunya adalah setan".  Ini bukan hadits, tidak ada asal-usulnya, tidak diriwayatkan di kitab hadits manapun. Jadi tidaklah pantas dinisbatkan kepada rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam. Memang benar, bahwa kita paling tidak, belaja r kepada seorang guru untuk lebih bisa menjawab persoalan-persoalan seputar apa yang dia sampaikan. Dan lebih praktis daripada kita belajar otodidak. Namun banyaknya seorang guru tidaklah lekas membuat seorang itu baik agamanya. Dan juga tidaklah membuat seseorang itu selamat pemahamannya. Betapa banyak orang yang mengaku punya banyak guru tapi ia malah menyesatkan orang lain. Dibandingkan mereka yang punya sedikit guru. Biasanya yang memberikan hadits palsu ini adalah orang2 sufi yang memang membenci Syaikh Al Albani rahimahullah. Kemudian mengejek beliau dengan seorang ulama tanp...

Berdakwah

Berdakwah. Ketika mendaftar di Mahad Aburrahman bin Auf saya diberi sebuah pertanyaan yang WAJIB diisi pada selembar kertas pendaftaran. Pertanyaannya adalah "Apakah Anda ingin menjadi da'i yayasan AMCF dan mau di tempatkan di seluruh Indonesia? Jawabannya: Ya / Tidak / Belum ada jawaban" Saya jadi teringat pesan ustadz Abdullah Shaleh Al Hadrami hafizhahullah dalam kajiannya. "Berdakwah itu ke p elosok, ke pedalaman, di sana masih banyak kaum muslimin dan manusia-manusia yang belum terjamah dakwah sunnah. Jangan di Jawa aja, sumpek kalau di Jawa terus". Apa yang beliau nasehatkan itu ada benarnya juga, bahkan dengan mantap saya mengisi lembaran kertas itu dengan jawaban YA. Dengan ini, saya pun telah ikhlas menyerahkan waktu saya, usia saya, dan harta saya di jalan Allah. Belajar di mahad ini pun untuk keluarga, teman, shahabat khususnya dan untuk umat Islam pada umumnya. Allahul musta'an.

1 Kebaikan dibalas 10 Kebaikan

1 Kebaikan Minimal Dibalas 10 Kebaikan Setiap kebaikan yang dilakukan oleh seorang hamba bukan hanya dibalas satu kebaikan semisal, namun karena kemurahan Allah dibalas dengan 10 kebaikan bahkan bisa berlipat hingga 700 kalinya. Bahkan jika hanya bertekad untuk melakukan amalan baik namun ada halangan, itu pun bisa dicatat sebagai satu kebaikan. عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى  الله عليه وسلم - قَالَ « يَقُولُ اللَّهُ إِذَا أَرَادَ عَبْدِى أَنْ يَعْمَلَ سَيِّئَةً فَلاَ تَكْتُبُوهَا عَلَيْهِ حَتَّى يَعْمَلَهَا ، فَإِنْ عَمِلَهَا فَاكْتُبُوهَا بِمِثْلِهَا وَإِنْ تَرَكَهَا مِنْ أَجْلِى فَاكْتُبُوهَا لَهُ حَسَنَةً وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَعْمَلَ حَسَنَةً فَلَمْ يَعْمَلْهَا فَاكْتُبُوهَا لَهُ حَسَنَةً ، فَإِنْ عَمِلَهَا فَاكْتُبُوهَا لَهُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةٍ » Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Jika hamba-Ku bertekad melakukan kejelekan, janganlah dicatat hingga ia melakukannya. Jika ia mel...