Skip to main content

Posts

Showing posts with the label nasehat

Cara mengetahui Allah Ridho ataukah Tidak

Cara mengetahui bahwa Allah ridha kepada kita atau tidak adalah dengan melihat ayat-ayat dan nash-nash shahih tentang keridhaan Allah. Sebagai contoh Allah berfirman yang artinya "Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepada Allah". Seperti surat At Taubah ayat 100. Apa yang membuat Allah ridha?? Ternyata dijelaskan di ayat tersebut Allah ridha dengan mereka yang mengikuti jalan orang-orang yang beriman yang pertama kali masuk Islam, dari kalangan Muhajirin dan Anshar, dan mengikuti jalan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepada Allah, dan balasan dari hal itu adalah surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Jadi kalau ada orang yang berkata, "Saya beribadah hanya ingin mendapatkan ridha" Perlu ditanya, sudahkah mengikuti jalan orang-orang terdahulu? Sudahkah mengikut as salafush shalih?? Allah-lah yang memberikan petunjuk tentang hal-hal yang diridhai-Nya, lalu kenapa harus mencari petunjuk yang lain...

KISAH PERTAMA KALI SYAIKH AL UTSAIMIN MEMAKAN BUAH APEL

Suatu saat, Syaikh Utsaimin datang mengunjungi kota Madinah. Salah seorang kaya mengundang beliau makan malam di rumahnya. Hadir bersama beliau dalam jamuan makan malam tersebut, empat orang, termasuk Syaikh Abdrurrozaq dan Syaikh Utsaimin.  Saat memasuki ruang makan, pandangan Syaikh Utsaimin tertuju pada tumpukan buah-buahan beraneka ragam yang tertata rapi menyerupai gunung kecil. Syaikh lalu mengambil buah apel dari tumpukan tersebut, lantas berkata kepada kami, “Tahukah kalian, kapan pertama kali akumemakan buah apel?” Kemudian, Syaikh Utsaimin pun bercerita, “Dahulu, Syaikh As-Sa’di mengajar buku yang agak berat, yaitu Qawa’id Ibni Rajab. Kitab ini agak sulit dipahami karena berkaitan dengan kaidah-kaidah fikih. Pada awalnya, banyak murid beliau yang hadir, namun lama-kelamaan berkurang, hingga akhirnya saat beliau menamatkan kitab tersebut, hanya tinggal aku sendiri bersama beliau. Setelah itu, beliau merogoh sakunya dan mengeluarkan sebutir apel berwarna merah. Baru pertama...

Untuk Siapa Kita Berbicara?

Untuk Siapa Saya Berbicara ? عبد الرحمن السلمي يقول : سمعت محمد بن أحمد الفراء يقول : ما بال كلام السلف أنفع من كلامنا ؟ قال : « لأنهم تكلموا لعز الإسلام ، ونجاة النفوس ، ورضا الرحمن ، ونحن نتكلم لعزة النفس ، وطلب الدنيا ، وقبول الخلق  Abu Abdurrahman As Sulami berkata : Saya mendengar Muhammad bin Ahmad Al Fara berkata : " Apa yang menyebabkan ucapan As Salaf lebih bermanfaat dari ucapan kita ? " Maka dijawab : " Karena mereka berkata untuk kemulian Islam, keselamatan dir i, ridha Ar Rahman ( Allah ), adapun kita berbicara untuk kemuliaan diri, mencari dunia dan agar diterima manusia. " Asy Syuabul Imam 4/358 no 1793 - Al Imam Al Baihaqi rahimahullah. oleh: Ustadz Abu Asma Andre

Tauhid Membuat Seseorang Masuk Surga Tanpa Hisab

70.000 Orang yang Masuk Surga Tanpa Siksa “Tujuh puluh ribu orang dari umatku akan masuk surga tanpa hisab. Mereka adalah orang-orang yang tidak minta diruqyah, tidak beranggapan sial dan mereka selalu bertawakkal pada Rabbnya.” Hadits ini disebutkan oleh Syaikh Muhammad At Tamimi dalam Kitab Tauhid ketika membahas keutamaan menyempurnakan tauhid akan masuk surga tanpa hisab dan tanpa siksa. Ya ng dimaksud menyempurnakan tauhid (tahqiq tauhid) adalah dengan meninggalkan kesyirikan baik syirik besar dan syirik kecil, meninggalkan perbuatan bid’ah, dan meninggalkan maksiat. (Lihat At Tamhid li Syarh Kitabit Tauhid, hal. 56). Syaikh Sulaiman At Tamimi menjelaskan bahwa yang dimaksud merealisasikan tauhid adalah tidak ada di hati seseorang sesuatu selain Allah, tidak ada keinginan pada apa yang Allah haramkan, selalu patuh pada perintah Allah. Itulah bukti dari merealisasikan kalimat laa ilaha illallah. (Lihat Taisir Al ‘Azizil Hamid, 1: 253). Baik kita sekarang lihat hadits panjang yang d...

Seseorang Diwafatkan atas Apa yang Ia Cintai

Seseorang itu diwafatkan diatas apa yang dicintainya ! salah seorang Syaikh menceritakan sebuah kisah yang mengharukan : suatu saat aku mengisi kajian di sebuah masjid di kota fulan, datanglah imam masjid tersebut dan berkata : wahai Syai kh ! di kota ini, tepatnya 2 pekan yang lalu, telah terjadi suatu peristiwa yang sangat menakjubkan, aku balik bertanya : peritiwa apa yang terjadi ya akhi ? maka Imam Masjid tersebut mulai bercerita : kami mendengar ada seorang pemuda yang tertabrak kereta api saat melintas di rel kereta api maka aku langsung pergi ke tempat kejadian tersebut dan aku dapatkan pemuda tersebut dalam keadaan sangat kritis, ususnya berhamburan keluar dari perutnya dan tangan kirinya juga telah putus ! maka aku berkata kepadanya : wahai anakku ! ucapkan kalimat laa ilaaha illa Allah ! lalu pemuda itu memandang kepadaku, aku pun mengulang kembali perkataanku, wahai anakku ucapkan kalimat laa ilaaha illa Allah ! maka pemuda tersebut berkata : laa ilaaha illa Allahu kemudian...

Sanad adalah ilmu

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata : الإسناد من خصائص هذه الأمة و هو من خصائص الإسلام ، ثم هو في الإسلام من خصائص أهل السنة " Sanad merupakan diantara kekhususan ummat ini - dan dia kekhususan ummat Islam, kemudian didalam Islam ( sanad ) merupakan kekhususan ahlussunnah." ( Minhajussunnah An Nabawiyyah 7/37 ) === Maka ahlussunnah - belajarlah ilmu hadits... oleh: Ustadz Abu Asma Andre

Hidup adalah Ujian

Barang yang masih ingin hidup di dunia maka berarti dia masih ingin diuji, karena kehidupan tak lepas dari ujian... Barang siapa yg ingin hidup selalu tentram dan senang tanpa ada ujian sama sekali, maka sungguh ia telah mengharapkan kemustahilan..., bahkan pada hakekatnya dia sedang mengharapkan kematian... Ternyata setelah kematian pun di alam kubur dan di padang masyhar masih ada ujian berat yang menanti... Tidak ada peristirahatan yang hakiki kecuali di surga... Sungguh kita semua adalah musafir...dan kita tdk akan berhenti dari safar kita hingga kita sampai pada tujuan terakhir...surga atau neraka... oleh: ustadz Firanda Andirja

Do'a untuk kesedihan yang mendalam

DOA UNTUK KESEDIHAN YANG MENDALAM لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمُ. artinya: “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Pengampun. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai arasy, yang Maha Agung. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai langit dan bumi. Tuhan Yang menguasai arasy, lagi Maha Mulia.” [HR. Al-Bukhari 7/154, Muslim 4/2092.]

Apakah Abdullah bin Saba' tokoh fiktif?

Apakah Abdulah bin Saba' tokoh fiktif? Simak kumpulan hadits berikut: عن عكرمة : أن عليا رضي الله عنه حرق قوما، فبلغ ابن عباس فقال: لو كنت أنا لم أحرقهم، لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (لا تعذبوا بعذاب الله). ولقتلتهم، كما قال النبي صلى الله عليه وسلم: (من بدل دينة فاقتلوه). Dari ‘Ikrimah : Bahwasannya ‘Aliy radliyallaahu ‘anhu pernah membakar satu kaum. Sampailah berita itu kepada Ibnu ‘Abbas , lalu ia berkata : “Seandainya itu terjadi padaku, niscaya aku tidak akan membakar mereka, karena Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Janganlah menyiksa dengan siksaan Allah’. Dan niscaya aku juga akan bunuh mereka sebagaimana disabdakan oleh Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam : ‘Barangsiapa yang menukar agamanya, maka bunuhlah ia” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhariy no. 3017]. Imam Bukhari meriwayatkan sebuah peristiwa penting tentag Ali bin Abi Thalib radhiyallau 'anhu yang membakar seseorang yang ateis dan juga zindiq. Siapakah ia? Dijelaskan dalam riwayat yang lain. Hadits...

Mengapa Hawa Tercipta Saat Adam Tertidur?

:: Mengapa Hawa Tercipta Saat Adam Tertidur ?? :: Bismillaahirrohmaanirrohiim.. Dikatakan bahwa seorang laki-laki jika kesakitan, maka dia akan membenci. Sebaliknya wanita saat dia kesakitan, maka semakin bertambah sayang dan cintanya. Seandainya Hawa diciptakan dari Adam 'alaihissalam saat Adam terjaga, pastilah Adam akan merasakan sakit keluarnya Hawa dari sulbinya, hingga dia akan membenci Hawa.Akan tetapi Hawa diciptakan dari Adam saat dia tertidur, agar Adam tidak merasakan sakit dan tidak membenci Hawa. Sementara seorang wanita akan melahirkan dalam keadaan terjaga, dia melihat kematian ada dihadapannya, akan tetapi semakin bertambah sayang dan cintanya kepada anak yang dilahirkannya, bahkan dia akan menebusnya dengan kehidupannya. Sesungguhnya Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk bengkok yang tugasnya adalah melindungi Qalbu (jantung, hati nurani). Tugas Hawa adalah menjaga qalbu. Oleh karena itu Hawa diciptakan dari tempat yang nantinya akan berinteraksi dengannya. Seme...

Antara Toleransi dan Kebersamaan

Antara Toleransi Dan Kebersamaan. Sobat, saya yakin anda pernah jalan jalan bersama istri atau suami anda, atau barang kali kedua orang tua atau mungkin pula teman.  Tentu acara berjalan bersama akan terasa nyaman dan mengasyikkan bila ada sikap saling memahami dan toleransi. Sebagai contoh: di saat teman anda merasa mulas / sakit perut maka anda dituntut pengertian, yaitu dengan mengizinkannya pergi ke toilet. Anda membiarkannya menyelesaikan urusannya, tanpa anda mengganggunya. Kebersamaan atau toleransi bukan berarti anda turut serta masuk ke toilet, ikut ikutan jongkok di toilet karena anda ingin menunjukkan sikap solidaritas atau empati dengannya. Sobat, kira kira apa yang anda lakukan bila ada teman anda yang ingin toleransi atau empati kepada anda dengan cara turut serta masuk ke toilet bersama anda dan ikut ikutan jongkok bersama anda? Gambaran ini adalah ilustrasi sederhana tentang toleransi beragama yang seharusnya dilakukan oleh ummat Islam kepada tetangga atau teman yan...

Rekaman Kajian Hak Allah atas Hamba-hamba-Nya

Ceramah Agama berjudul Hak Allah atas Hamba - Hamba-Nya disampaikan oleh Ustadz Abdurrahma Thoyib, Lc di Masjid Darul Hijrah STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya pada Daurah Hak-Hak dalam Islam tanggal 1 Muharram 1435 H. www.youtube.com/suaraaliman  adalah channel yang Radio Suara Al-Iman sebagai tempat upload video-video dakwah islam ilmiyah. Radio Suara Al-Iman 846 AM dipancarkan dari gedung Sekolah Tinggi Ali Bin Abi Thalib dengan alamat : Jalan Sidotopo Kidul no 51 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia http://www.youtube.com/watch?v=rkgDbbbu6ZY

Salafi bukan Takfiri

Sebuah bukti bahwa salafi bukan faham takfiri/terorisme adalah ketiga ulama timur tengah datang untuk mengajak dialog dengan para tersangka terorisme. Mengunjungi LP demi LP untuk bisa menyadarkan mereka. Meluruskan pemahaman mereka yang bengkok.  Jadi sudahi saja mengatakan salafi itu adalah yang menyebabkan aksi terorisme misal pengeboman, pengkafiran. Karena justru para ulama salafi yang datang  ini mengajarkan sebaliknya. Pemahaman salafi takfiri ini perlu diluruskan, tak ada salafi takfiri. Takfiri itu ya takfiri, khawarij. Juga ada istilah salafi jihadi yang katanya suka berjihad. Ini juga salah, tak ada istilah salafi jihadi. Jadi dari sini mari kita telaah apa itu salafi, kenapa bisa disebut salafi, siapa dalang atau otak orang yang pertama kali menggagas salafi ini. Bagaimana sih ajaran-ajaran salafi ini. Koq kata mereka salafi itu keras, suka membid'ahkan, suka mengkafirkan, tapi ulamanya ini koq nggak berbuat begitu, malah membantu pemerintah Indonesia untuk bisa me...

Ilmu dunia dan ilmu agama

Ilmu Dunia dan Ilmu Agama Ada Seorang mengatakan : " Banyak manusia yang ketika berbicara ttg ilmu dunia, otak mereka ada di kepala.. Tetapi : Ketika bicara ttg ilmu agama, otak mereka turun ke dengkul !! " Walau tulisan tsb tidak sepenuhnya bisa dibenarkan.. Dan walau saya pun sebenarnya tidak sepenuhnya setuju.. Tapi tulisan tsb juga tak sepenuhnya bisa disalahkan.. Kenapa ?? Karena pada ken yataannya mmg banyak manusia yang sangat menguasai ilmu dunia, tapi "kebingungan" ketika bicara ttg agama.. Catatan : Yang kita maksud menguasai dsini adalah : Mempelajari, memahami, dan mengamalkan.. Sekarang lihatlah realita-nya : Betapa banyak manusia yang menguasai ilmu pengobatan, kedokteran, farmasi, dlsb.. Tapi tak kalah banyak manusia yang tidak tahu siapa yang menyembuhkan.. Betapa banyak manusia yang mnguasai ilmu perdagangan, keuangan, perekonomian, dlsb.. Tapi juga sangat banyak yang tidak sadar siapa yang memberi rizki.. Betapa banyak manusia yang mnguasai ilmu ge...

Jangan mengkafirkan saudaramu

Pemutusan/vonis fulan kafir, bukan hak setiap individu. Mentahdzir seseorang karena kesesatannya itu adalah hak ulil amri. Hak seorang ulama. Dan itu dilakukan setelah ditegakkan hujjah atasnya. Seseorang thulab yang tidak mengetahui hakekat ini akan mengakibatkan kekacauan di antara sesama muslim, terjadi tajasus, terjadi ghibah, terjadi permusuhan di antara di dalam hati setiap muslim.  Maka da ri itulah DILARANG MEMVONIS SEORANG MUSLIM DENGAN SEBUTAN "KAMU KAFIR" atau "KAMU AHLI BID'AH", sebelum hujjah ditegakkan kepada mereka. Dan yang boleh memvonis hanyalah orang yang punya kekuasaan yang suaranya didengar oleh seluruh umat. Sayangnya ini tidak dilakukan oleh para tersangka terorisme dan yang sefaham dengan mereka. Mereka menganggap vonis itu boleh2 saja karena para ulama yang melakukan. Iya mereka ulama, Anda siapa?

Berammar ma'ruf nahi mungkar, bukan bernahi mungkar saja

Silakan berammar ma'ruf nahi mungkar. Ingat berammar ma'ruf nahi mungkar itu ada 2 kalimat, memerintahkan yang ma'ruf dan mencegah kepada yang mungkar. Apakah sudah berammar ma'rufnya? Sudah mendakwahkan tauhid, sudahkah orang-orang yang Anda dakwahi itu tahu tentang Islam, tahu tentang Allah, tahu tentang Rasul-Nya?  Mencegah yang mungkar, apakah dengan melakukan pemboman? Dengan melakukan penis taan, dengan melakukan penghancuran tempat-tempat maksiat? Apakah yang dibom itu sudah didakwahi? Sudahkah berammar ma'ruf kepada mereka? Sudahkan yang dihancurkan tempat-tempat kemaksiatan itu didakwahi? Sudahkah berammar ma'ruf kepada mereka terlebih dulu sebelumnya? Bukankah untuk menghancurkan berhala-berhala di Ka'bah pada Fathu Makkah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam butuh waktu 23 tahun dan beliau pertama kali mendakwahkan tauhid kepada kaum Kafir Quraisy?? Apakah beliau langsung membunuhi orang2 yang tidak ikut kepada Islam? Apakah berhala-berhal...

Ada di manakah kita?

Ibadah, semangat tinggi, kaya ilmu = seorang muslim yang utama. Ibadah, semangat tinggi, miskin ilmu = ghuluw, taqlid, mutasyaddid. Ibadah, tidak punya semangat, punya ilmu = futur. Ibadah, tidak punya semangat, tidak punya ilmu = orang awam. Tidak ibadah, tidak punya semangat, tidak punya ilmu = orang fasik. Ada di manakah kita?

Dialog tentang Di manakah Allah?

Ada 2 orang berdebat tentang "Di mana Allah?". Mereka berdua duduk di kursi. A mengatakan Allah ada di mana-mana, bahkan lebih dekat dari urat leher kita. B mengatakan Allah ada di atas 'Arsy. Diskusi pun dimulai.  A: "Kita punya dalil yang sama-sama kuat tentang keberadaan Allah" B: "Tidak, dalil Anda lemah" A: "Kenapa bisa lemah?" B: "Berdirilah! anda tak pantas untuk duduk!" A: "Anda mengusir s aya?" B: "Tidak, bahkan Anda tidak pantas menginjakkan kaki di bumi" A: "Kenapa begitu?" B: "Bukankah Anda berkata Allah ada dimana-mana?" A: "Benar" B: "Sejatinya saya takut kalau-kalau anda menduduki Allah, atau bahkan menginjak-injak Allah". ~ Ini dialog fiktif. Mencoba menjelaskan sejatinya pemahaman Allah ada di mana-mana itu maksudnya adalah Ilmu Allah ada di mana-mana, bukan Dzat Allah ada di mana-mana.

Orang awam pun tahu Kejelekan

Ibu saya berkata, "Wong2 iku nek ono kyaine mati, kuburane dibangun trus njaluk-njaluk nang kuburane." (Orang-orang itu klo kyainya meninggal, kuburannya dibangun kemudian minta-minta di kuburannya) Ibu saya ndak pernah ngaji salaf sebelumnya, bahkan beliau belum ngaji salaf ketika bicara seperti itu. Ini pertanda beliau pun faham perilaku masyarakat kita memang seperti ini. Aku memohon semoga Allah menjaga beliau.