Kita katakan : Jangan baca Al-Qur'an dikuburan, mending dimasjid atau dirumah saja = Dikira melarang baca Al-Qur'an.. Kita katakan : Sholat fardhu lebih baik jama'ah dimasjid, jangan sendiri dirumah = Dikira melarang sholat.. Kita katakan : Baca shalawat gak perlu teriak-teriak, apalagi diiringi musik, itu mirip orang nyanyi-nyanyi.. Apalagi shalawatnya bukan shalawat dari Nabi = Dikira melara ng Baca Shalawat.. Kita katakan : Dzikir gak perlu teriak-teriak, badan goyang-goyang, pakek nari-nari lagi, kepala geleng-geleng. Bukan seperti itu tuntunan dari Nabi = Dikira melarang dzikir.. Kita katakan : Jangan melakukan ritual Tahlilan, Rasulullah tidak mencontohkannya = Dikira melarang baca Tahlil.. Kita katakan : Jangan melakukan maulidan, para sahabat yang lebih cinta Rasulullah saja tidak melakukannya = Dikira tidak cinta Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam.. Kita katakan : Jangan Tawassul dikuburan, bisa jatuh terhadap kesyirikan = Dikira melarang Ziarah kubur.. K...
Coretan-coretan abu aisyah dari berbagai socmed.