Skip to main content

Harus Punya Mimpi

Manusia harus punya mimpi, harus punya cita-cita. Karena mimpi dan cita-cita itulah yang membuat manusia itu hidup. Aku dulu bukan seorang pemimpi, dan juga bukan orang yang punya cita-cita. Namun hal itu sekarang aku sadari bahwa dengan seseorang tak punya impian dan cita-cita ia hanya akan terbawa arus dunia. Ketika dunia ambruk, ia pun ikut ambruk, ketika dunia ditiup angin ia pun ikut tertiup angin.

Padahal ia bisa berdiri. Ia bisa membuat perahu agar tidak terbawa arus, ia bisa membuat jembatan untuk menyebrangi sungai, ia pun bisa membangun gedung yang tinggi untuk menahan angin. Saya punya banyak impian dan cita-cita. Salah satu impian dan cita-cita saya yang paling tinggi dan saya pun ingin agar kalian semua yang ada di friendslist saya di facebook pun ingin punya impian dan cita-cita yang sama dengan saya adalah : Kita bisa bercengkrama dengan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam di surga kelak.

Mari sahabat, kawanku, saudaraku, kita sambut impian ini, kita gapai cita-cita ini. Dan aku sungguh menginginkan kalian semua bisa menggapai surga Allah bersama-sama.

Comments

Popular posts from this blog

Hidup adalah Ujian

Barang yang masih ingin hidup di dunia maka berarti dia masih ingin diuji, karena kehidupan tak lepas dari ujian... Barang siapa yg ingin hidup selalu tentram dan senang tanpa ada ujian sama sekali, maka sungguh ia telah mengharapkan kemustahilan..., bahkan pada hakekatnya dia sedang mengharapkan kematian... Ternyata setelah kematian pun di alam kubur dan di padang masyhar masih ada ujian berat yang menanti... Tidak ada peristirahatan yang hakiki kecuali di surga... Sungguh kita semua adalah musafir...dan kita tdk akan berhenti dari safar kita hingga kita sampai pada tujuan terakhir...surga atau neraka... oleh: ustadz Firanda Andirja

Macam-macam Dasar Pemikiran

Orang yang dasar pemikirannya adalah orientalis, maka dia pun akan berpikir secara orientalis.  Orang yang dasar pemikirannya adalah filsafat, maka dia pun akan berpikir secara filsafat.  Orang yang dasar pemikirannya adalah Al Qur'an dan As Sunnah, maka ia pun akan berpikir dengan dasar ini. Ia menganggap sesuatu jelek dan baik dengan pertimbangan Al Qur'an dan As Sunnah. Selain Al Qur'an dan As Sunnah, maka setiap orang akan berpikir "Bagaimana enaknya". Mereka yang berpikir sesuai dengan Al Qur'an dan As Sunnah maka mereka akan berpikir "Allah ridho tidak ya? Sesuai dengan Al Qur'an tidak ya? Sudah sesuai dengan sunnah tidak ya? Melanggar perintah Allah tidak ya?"

Perilaku Mahasiswa

Perilaku Mahasiswa: Awal perkuliahan, "Ah, kuliah ini akan menyenangkan" Agak awal-awal, "Bisa dilewatilah hari ini, kan yang penting 80% kehadiran" Pertengahan, "Aduh banyak kegiatan, ijin ama dosen dulu ah" Agak akhir-akhir, "Bro pinjem catetan yang ketinggalan ya" Akhir-akhir, "Harus dateng untuk melengkapi 80% kehadiran" Sebelum Ujian, "Kebut semalam dong" Setelah Ujian, "Pak dosen, plis tambahin dong nilainya masa' segini, atau ada tugas tambahan gitu?" Setelah tahu IPK jeblok, "AARRGGHH, dosennya rese' masa' ndak bisa naikin nilainya sih?"