Skip to main content

Haruskah mengikut mazhab?

Apakah harus seorang bermahzab Hanafi mengikuti mazhabnya sekalipun bertentangan dengan nash yang shahih? Apakah harus seorang mahzab Hambali mengikuti mahzabnya sekalipun bertentangan dengan nash yang shahih? Apakah boleh gonta-ganti mazhab?

Contohnya adalah Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah, beliau adalah seorang ulama bermazhab Syafi'ie, namun dari 100 lebih persoalan mahzab Syafi'ie 80 di antaranya beliau berbeda pandangan.

Begitu pula Syaikh Al Albani rahimahullah, beliau bermazhab Hanafi. Namun banyak dalam masalah fiqih beliau berbeda pandangan dengan mazhab Hanafi.

Demikian juga para Imam yang lain. Hal ini dikarenakan keilmuan mereka yang mumpuni dan keluasan ilmu yang mereka dapatkan. Oleh karena itulah tidak sedikit para ulama yang berbeda pendapat bahkan terhadap mazhabnya sendiri dikarenakan ilmu mereka terus bertambah.

Tidaklah boleh fanatik kepada mazhab tertentu setelah jelas dalil atau nash yang shahih. Apabila sekedar menisbatkan diri kepada mazhab maka tidaklah dilarang. Fanatik ini misalnya menganggap mazhabnya yang paling benar dan yang lainnya adalah salah. Sudah seharusnya kita pun mencontoh para ulama untuk tidak fanatik kepada mazhab tertentu tapi mengikuti dalil dan nash yang shahih.

Comments

Popular posts from this blog

Mengapa Hawa Tercipta Saat Adam Tertidur?

:: Mengapa Hawa Tercipta Saat Adam Tertidur ?? :: Bismillaahirrohmaanirrohiim.. Dikatakan bahwa seorang laki-laki jika kesakitan, maka dia akan membenci. Sebaliknya wanita saat dia kesakitan, maka semakin bertambah sayang dan cintanya. Seandainya Hawa diciptakan dari Adam 'alaihissalam saat Adam terjaga, pastilah Adam akan merasakan sakit keluarnya Hawa dari sulbinya, hingga dia akan membenci Hawa.Akan tetapi Hawa diciptakan dari Adam saat dia tertidur, agar Adam tidak merasakan sakit dan tidak membenci Hawa. Sementara seorang wanita akan melahirkan dalam keadaan terjaga, dia melihat kematian ada dihadapannya, akan tetapi semakin bertambah sayang dan cintanya kepada anak yang dilahirkannya, bahkan dia akan menebusnya dengan kehidupannya. Sesungguhnya Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk bengkok yang tugasnya adalah melindungi Qalbu (jantung, hati nurani). Tugas Hawa adalah menjaga qalbu. Oleh karena itu Hawa diciptakan dari tempat yang nantinya akan berinteraksi dengannya. Seme...

Kenapa harus pakai ana, anta, anti, antum?

Kenapa harus pake ana, anti, anta, antum? Pertama, nggak ada bedanya ketika seseorang bilang elo, gue, situ, you, ai padahal yang bilang "elo" "gue" belum tentu orang betawi. Padahal juga yang bilang "you" "I" belum tentu orang Inggris. Jadi apa ada masalah dengan sebutan ana, anti, anta, antum? Kedua, umat Islam harus bangga dengan bahasa Al Qur'an, yaitu bahasa arab. Lho, berarti ia sinting do ng, masa' bahasanya sendiri ndak bangga. Ya samalah, kenapa juga harus bangga berbahasa Inggris padahal bahasa sendiri juga ndak bangga. Bukan itu poinnya. Al Qur'an memakai bahasa arab, dan TIDAK mungkin bisa memahami kandungan Al Qur'an lebih dalam kecuali dengan bahasa arab. Maka dari itu bahasa arab dianggap sebagai bahasa Al Qur'an. Karena simbol Islam adalah bahasa arab ini, maka tak ada salahnya ketika menyapa orang pake ana, anti, anta, antum, hitung-hitung sebagai belajar. Ya kalau fasih silakan saja pake bahasa arab, tapi ya ...

Soal Pengucapan Selamat Hari Raya itu Mudah

Persoalannya itu sebenarnya mudah, jangan dibuat rumit. Umat Islam itu ndak mengganggu perayaan agama umat lain. Yang menganggu bukan umat Muhammad Shallallahu 'alaihi wassallam. Selesai. Ternyata status ini perlu penjelasan. Padahal harusnya sudah jelas. 1. Hak setiap orang untuk melakukan ritual keagamaan sesuai yang diyakininya. Dalam hal ini Islam tidak mengurusi ibadah mereka. 2. Adapun mereka yang mengganggu (dalam arti mengintimidasi, memojokkan, mengusir, merusak, menggagalkan) acara peribadatan umat agama lain, maka pertama mereka tidak membaca perintah Allah Lakum dinukum waliyadin. 3. Dan mereka yang mengganggu (dalam arti mengintimidasi, memojokkan, mengusir, merusak, menggagalkan) maka mereka telah melanggar perintah Allah: إِلَّا الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ثُمَّ لَمْ يَنْقُصُوكُمْ شَيْئًا وَلَمْ يُظَاهِرُوا عَلَيْكُمْ أَحَدًا فَأَتِمُّوا إِلَيْهِمْ عَهْدَهُمْ إِلَىٰ مُدَّتِهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ "Kecuali orang-orang musyiriki...