Sial, sebuah kata yang kita semua tahu maknanya, yaitu tidak beruntung. Namun apakah anda tahu orang yang sial dalam agamanya? Orang yang sial dalam agamanya adalah mereka yang menganggap baik perbuatan di dalam agamanya padahal tidak ada contohnya. Bahkan ketika berbuat syirik pun ia tidak sadar. Inilah orang yang sial. Di dunia seolah-olah ia telah berbuat kebaikan setinggi gunung, tapi di akhirat semua amalnya bagai debu tertiup angin. Tak ada gunanya di sisi Alah.
Barang yang masih ingin hidup di dunia maka berarti dia masih ingin diuji, karena kehidupan tak lepas dari ujian... Barang siapa yg ingin hidup selalu tentram dan senang tanpa ada ujian sama sekali, maka sungguh ia telah mengharapkan kemustahilan..., bahkan pada hakekatnya dia sedang mengharapkan kematian... Ternyata setelah kematian pun di alam kubur dan di padang masyhar masih ada ujian berat yang menanti... Tidak ada peristirahatan yang hakiki kecuali di surga... Sungguh kita semua adalah musafir...dan kita tdk akan berhenti dari safar kita hingga kita sampai pada tujuan terakhir...surga atau neraka... oleh: ustadz Firanda Andirja
Comments
Post a Comment